Responsive image

Anggaran P2BN terus diringkatkan setiap tahunnya

Senin, 2 Februari 2015 admin Keagamaan Cetak
Anggaran P2BN terus diringkatkan setiap tahunnya
Humas/Kominfo - Pembangunan dengan sistim swadaya masyarakat terus dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Pasaman. Kali ini melalui program Pembangunan Partisipatif Berbasis Nagari (P2BN) yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui proyek pembukaan jalan Jorong Pandam, Nagari Limokoto, Kecamatan Bonjol dengan dana Rp 75 juta tapi hasil kerja beserta asetnya menjadi Rp450 juta. Proyek tersebut dikerjakan secara Swakelola, yakni dikerjakan, diawasi, dimanfaatkan oleh masyarakat itu sendiri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun padangmedia.com, Jumat (30/1), proyek P2BN tersebut berada di Jorong Pandam Nagari Limokoto Kecamatan Bonjol dengan dana Rp75 juta. Target yang harus dilaksanakan pembukaan jalan dengan lebar 4 meter, panjang 750 meter.
Ternyata hasil dari pekerjaan itu, lebar jalan jadinya 6 meter dan panjangnya menjadi 1 kilometer. Hasil dana awal hanya Rp75 juta menjadi Rp450 juta, termasuk dengan nilai harga tanah jalan yang diserahkan masyarakat untuk pembangunan jalan tersebut.
Bupati Pasaman, H. Benny Utama, Jumat (30/1) usai menghadiri penyerahan proyek P2BN dari masyarakat kepada Ketua Panitia Kegiatan (KPK). Dari  KPK diserahkan pula kepada pemerintah nagari dan selanjutnya menjadi aset masyarakat setempat.
\"Proyek P2BN ini adalah proyek dari masyarakat untuk masyarakat. Masyarakat yang mengusulkan, melaksanakan, mengawasi dan memanfaatkannya untuk masyarakat itu sendri\" imbuh Benny Utama.
Menurut Benny Utama, anggaran P2BN murni dari APBD Pasaman tahun 2012 Rp6 miliyar, tahun 2013 sebar Rp10 miliyar, tahun 2014 Rp15 miliyar. Tahun 2015 sebesar Rp20 miliyar. Untuk 2016 direncanakan naik lagi menjadi Rp30 miliyar. Program ini sudah didukung dengan Peraturan Daerah (Perda) Pasaman.
 \"Kita setiap tahun terus memberikan dana yang besar dan meningkat setiap tahunnya terhadap program P2BN di Kabupaten Pasaman\" lanjutnya. (sumber padangmedia.com)