Responsive image

Faktor Alam, Bukan Illegal Logging

Jum`at, 21 November 2014 admin Kliping Media Cetak

BONJOL - Bupati Pasaman Benny Utama mengatakan, musibah banjir di Pasaman yang terjadi pekan lalu murni akibat faktor alam, bukan oleh ulah manusia. 

"Musibah ini murni karena faktor alam, bukan karena illegal logging seperti yang diisukan selama ini," ungkap Bupati kepada padangmedia.com, kemarin. 

Ia mengatakan hal itu setelah meninjaul langsung lokasi tersebut bersama unsur Muspida ke Jorong Lungguakbatu Kecamatan Bonjol akhir pekan lalu. Bupati dan rombongan langsung turun ke lokasi bencana dan melihat semua rumah warga yang terkena musibah.

 Bupati menyatakan ikut merasakan duka yang mendalam atas musibah banjir bandang yang melanda Lungguakbatu. Pemkab Pasaman akan memberikan bantuan rehap rumah kepada rumah korban yang rata dengan tanah, mengalami rusak berat maupun rusak ringan. 

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kehutanan Pasaman, Yozawardi. Menurutnya, penyebab utama tejadinya musibah ini bukan karena adanya pembalakan liar/ illegal logging. Namun, musibah murni disebabkan oleh faktor alam.

Yos juga menambahkan, pihaknya siap membuktikan dan bertanggung jawab jika di daerah tersebut ada illegal logging. Karena, pihak kehutanan telah menyisir ke puncak bukit tersebut untuk memastikan adanya isu dari sebagian orang bahwa musibah tejadi karena illegal logging.

Dari data yang diperoleh oleh BPBD Kabupaten Pasaman, banjir bandang yang terjadi Kamis (13/11) lalu, mengakibatkan rumah rusak berat sebanyak 21 unit, mussala dua unit, rumah yang rata dengan tanah 14 unit. Total bangunan rusak 37 unit.

Selain itu juga terdapat tiga jembatan rusak berat, jalan putus/terban sepanjang 15 meter. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp3 miliar.

Banjir juga mengakibatkan salah seorang warga meninggal dunia, Nurbaiti (53). Sementara, beberapa warga yang mengalami luka berat maupun ringan telah ditangani oleh medis. (ara)