Responsive image

H. ATOS PRATAMA BUKA MUSRENBANG KECAMATAN DUO KOTO

Selasa, 21 Februari 2017 admin Pemerintahan Cetak
H. ATOS PRATAMA BUKA MUSRENBANG KECAMATAN DUO KOTO

Humas – kominfo, 20 Feb 2017.

Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang ) Kecamatan Duo koto di buka dengan resmi oleh Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama  pada hari Senin tanggal 20 Februari 2017 di aula Kantor camat duo koto, Pada  kesempatan tersebut juga di hadiri hampir seluruh SOPD  di antaranya, Khairuddin Simanjuntak dari Partai Gerindra, Azizan dari partai PPP, Rona Reski  dari Partai Nasdem, Kadis PU Yasri Uripsah, Mara Ondak Kepala Bappeda, Nasrullah Kadis Kominfo, Muspika Kecamatan Duo Koto, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat.

Wakil Bupati Pasaman  H. Atos Pratama dalam sambutanya menyebutkan,  pelaksanaan Musrenbang kali  ini akan membebani arah dan  kebijakan pembangunan yang telah kita tuangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah  daerah atau RPJMD Kabupaten Pasaman tahun 2018 – 2021 dan ia juga menambahkan  apapun kebijakan pembangunan  haruslah mengarah pada visi dan misi pemerintah daerah kabupaten pasaman  yakni terwujudnya masyarakat Pasaman yang sejahtera, Agamais dan Bebudaya, untuk lima tahun kedepan ada 12 agenda pembangunan yang telah di tuangkan dalam RPJMD  Kabupaten Pasaman,

Wabup juga menambahkan, Musrenbang Kecamatan ini sangat penting artinya karena ini merupakan pondasi atau landasan tentang apa yang akan diprioritas ke depan,

Selesai membacakan Sambutan Bupati, Wabup juga membuka forum tanya Jawab terhadap masyarakat, ia ingin mendengar secara langsung permasalahan yang timbul dalam masyarakat menyangkut pembangunan,  Menyikapi hal tersebut  mantan Kadis PU Pasaman Ewilda menjelaskan adapun pekerjaan yang belum bisa terselesaikan di bulan Desember, sesuai dengan  perpres bagi perusahaan tersebut diberikan masa tenggang 50 (lima puluh) hari  untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, namun seandainya kontraktor juga tidak bisa menyesaikan, pembayaran akan dihitung sampai bobot yang telah di selesaikan, kepada kontraktor juga akan diberikan sangsi sesuai dengan undang-undang yang berlaku,

Sementara itu Yasri Uripsah Kepala dinas Pekerjaan Umum  menyikapi pertanyaan yang di ajukan ke Wabup menjawab, Kita nantinya akan memprioritaskan pekerjaan yang belum selesai atau terbangkalai, dan mengenai pelaksanaan proyek  Pasca bencana dalam waktu dekat akan dapat di realisasikan. ( Karno Humas )