Responsive image

Lomba Pildacil Tingkat Sumbar Dihelat di Pasaman

Jum`at, 4 Oktober 2013 admin Kliping Media Cetak

PASAMAN--Sebanyak 38 orang peserta dari berbagai daerah kabupaten/kota di Sumatera Barat, ikut tampil pada ajang Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) di Kabupaten Pasaman. Kamis (3/10) bertempat di pelataran parkir GOR Tuanku Rao, Lubuksikaping.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Pasaman, Teddy Martha, mengataka, lomba pildacil kali ini merupakan kali ke-3 dan terbesar penyelenggaraannya, karena mengikutsertakan peserta dari luar Pasaman.

"Sebahagian peserta berasal dari luar Pasaman, seperti Kabupaten Solok, Agam, Tanahdatar, Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan Kota Padang," kata Teddy.

Kegiatan itu, kata Teddi, masih dalam rangkaian perayaan penyambutan hari jadi Kabupaten Pasaman ke-68, yang puncaknya jatuh pada tanggal 8 Oktober besok.

 Dikatakan Teddy, selama pendaftaran dan penyelenggaraan lomba pildacil tersebut gratis, dan pihak panitia tidak memungut sepeser biaya pun kepada seluruh peserta, karena kegiatan tersebut telah dianggarkan dalam APBD 2013.

Teddy mengatakan setiap peserta tampil dengan membawakan pidato sesuai tema yang telah ditentukan oleh pihak panitia pildacil.

 "Adapun tema pidato bervariasi, seperti berbakti kepada orang tua, kewajiban menuntut ilmu dan mensyukuri nikmat Allah SWT," ujarnya.

Bagi peserta terbaik I, II dan III dan juara harapan juga disediakan hadiah menarik sebagai cendramata dan motivasi bagi anak-anak untuk terus berkiprah dalam mengembangkan bakatnya menjadi da'i penyiar agama kelak.

Menurutnya, kegiatan yang dilangsungkan ini sekaligus menjadi upaya mencapai visi Pemerintah Daerah untuk meningkatkan imam dan takwa masyarakat serta menghidupkan nuansa keagamaan, khususnya di Kabupaten Pasaman.

Untuk itu, tambahnya, upaya ini harus terus dilakukan dengan memotivasi masyarakat untuk mempersiapkan generasi ulama yang diproyeksi siap terjun ke lapangan pada masa yang akan datang.

"Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat, terutama para peserta untuk dapat mempertahankan nilai-nilai agama," ujarnya (wahyu-padangmedia.com)