Responsive image

Masyarakat Tanjuangbatuang Gembira Sambut Sekolah Baru

Selasa, 23 Desember 2014 admin Pendidikan Cetak
Masyarakat Tanjuangbatuang Gembira Sambut Sekolah Baru

LUBUKSIKAPING - Masyarakat Kenagarian Tanjuangbatuang Kecamatan Rao Selatan menyambut gembira rencana Pemerintah Daerah membangun unit sekolah baru, Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya untuk anak-anak di daerah setempat.

Saat ini, sudah ada dua SMP di Kecamatan Rao Selatan, yaitu SMPN 1 Rao Selatan yang terletak di Jorong Aiaangek Nagari Tanjuangbatuang dan SMP 2 Rao Selatan terletak di Nagari Lubuk Layang. Kehadiran sekolah baru di Tanjuangbatuang akan menambah satu lagi SMP di nagari tersebut.

Meski demikian, Nagari Tanjuangbatuang yang terdiri dari 9 kejorongan, dimana 5 jorong terletak berdekatan dengan jalan lintas Sumatera sehingga akses ke sekolah bagi anak-anak pun membaik. Berbeda dengan 4 jorong lagi, Jorong Tanjuangbatuang, Rambahan, Rambahan Selatan dan Rambahan Timur, anak-anak di sini harus menempuh jarak 6 km untuk sampai ke sekolah mereka saat ini di Aiaangek.

Walinagari Tanjuangbatuang, Abdul Haris kepada padangmedia.com, Senin (22/12) menyebutkan, satu anak bisa menghabiskan uang Rp20 ribu setiap hari dengan rincian Rp16 ribu untuk ongkos ojek pulang-pergi. Satu bulannya bisa Rp500 ribu hingga Rp800 ribu. Padahal, mereka baru untuk sekolah SMP. Jadi, kebanyakan masyarakat ekonomi rendah itu memilih tidak menyekolahkan anaknya.

Dia berharap rencana membangun unit sekolah baru itu lancar, sehingga orang tua calon siswa tidak terbebani untuk menyekolahkan anak-anak mereka.

Rencana pembangunan unit sekolah baru, SMP 3 Rao Selatan, dibenarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Gunawan menyebutkan, pembangunan SMP 3 Rao Selatan sudah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Pasaman 2015 sekitar Rp600 juta lebih.

“Benar, segera dibangun SMP 3 Rao Selatan di Tanjuangbatuang, anggarannya sudah ada dalam APBD 2015. Tinggal kita kaji dulu, berapa lokal yang akan dibangun dan apa saja fasilitas yang bisa dibangun pada tahun depan itu,” ujar Kabid Dikdas Gunawan. (ara)