Responsive image

Pemkab Pasaman Segera Revitalisasi Lima Pasar Tradisional

Jum`at, 28 Desember 2012 admin Ekonomi Cetak

PASAMAN---Sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pasaman segera direvitalisasi menyusul kondisi yang semakin kurang layak. Selain jumlah pedagang yang bertambah banyak, beberapa fasilitas juga sudah tidak memenuhi kebutuhan pedagang dan juga masyarakat.
Untuk itu, Pemkab Pasaman telah menganggarkan sejumlah dana dari APBD total nilai mencapai Rp 10,5 milyar rupiah guna merevitalisasi sekitar tiga pasar tradisional, yaitu Pasar Ladang Panjang di Kecamatan Tigo Nagari, Pasar Lubuksikaping dan Pasar.
“Pagu dana yang disiapkan untuk pembangunan pasar Ladang Panjang dan Rao masing-masing Rp 3 Miliar dengan bangunan dua lantai. Sementara Pasar Lubuksikaping disiapkan dana sebesar Rp4,5 miliar untuk tiga lantai, satu lantai disiapkan untuk arena Timezone bagi anak-anak,” ucap Bupati Pasaman Benny Utama di Balerong Pusako Anak Nagari, Jumat (28/12).
Selain itu, masih ada pembangunan dua pasar lainnya bersumber dari dana APBN Pusat, yakni untuk Pasar Panti dan Kumpulan di Kecamatan Panti dan Bonjol sebesar Rp 6 miliar dan Pasar Kauman di Kecamatan Rao Selatan bersumber dari dana Dekon pusat usulan dari Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.
"Kita ingin menata seluruh pasar tradisional yang memiliki potensi besar guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat karena pasar adalah pusat perputaran uang," ujarnya.
Menurut Bupati, revitalisasi terhadap pasar-pasar tersebut dilakukan seiring semakin bertambahnya jumlah pedagang pasar dan kondisi pasar sehingga menyebabkan kondisi pasar juga semakin penuh sesak oleh pedagang.
“Jika dibiarkan terus dalam kondisi seperti ini maka akan mengganggu aktifitas para pedagang dan konsumen di pasar tradisional,” katanya.
Dia menambahkan, kelima pasar tersebut sudah mendesak untuk dirombak, guna mempercantik tampilan dan memberi kenyamanan bagi pengunjung pasar itu sendiri serta menjadikannya sebagai icon bagi daerah utara Sumbar itu.
“Revitalisasi Pasar-pasar itu  akan dimulai pada Januari 2013 yang rencananya akan dibangun dua lantai seperti Pasar Ladangpanjang dan Rao, serta tiga lantai untuk pasar Lubuksikaping,” terangnya.
Tiap pasar, kata Bupati, dilengkapi berbagai fasilitas modern dan arena bermain bagi anak-anak dan masyarakat. Akses pintu masuk akan dibuat dari beberapa arah, sehingga pengunjung dapat masuk dengan leluasa.
"Satu hal yang harus diperhatikan adalah fasilitas toilet harus modern, bersih dan rapi. Ini menjadi prioritas dalam pembanguan pasar di daerah ini," tekannya. (Wahyu)