Responsive image

Perda KTR diterapkan di Pasaman

Jum`at, 27 Februari 2015 admin Kesehatan Cetak
Perda KTR diterapkan di Pasaman
Humas/Kominfo_ Sidang Paripurna DPRD Pasaman yang digelar hari ini senin (23/2) diikuti Bupati Pasaman Benny Utama, setelah mendengar tanggapan masing masing fraksi tentang Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), DPRD bersama Pemkab Pasaman menerima serta mensyahkan menjadi Perda mulai hari ini.
Bupati Pasaman Benny Utama mengatakan, dengan telah disyahkan dan diberlakukan Perda KTR tersebut, bagi yang kedapatan merokok ditempat fasilitas umum akan didenda 1 juta rupiah atau kurungan satu bulan penjara. Maka itu diharapkan setiap kantor pemerintahan dianjurkan membangun tempat khusus bagi yang perokok dilingkungan kantornya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah serta melakukan sosialisasi pada masyarakat, ujarnya.
Ketua DPRD Pasaman, Yasri mengatakan pengesahan itu dilakukan setelah mendengar tanggapan fraksi, serta jawaban pemerintah daerah, terkait ranperda bebas asap rokok, serta ranperda tatacara penyusunan pembangunan nagari.
Setelah disyahkan menjadi perda, tugas pemerintah daerah dan instansi terkaitlah untuk mensosialisasikannya pada masyarakat selama enam bulan kedepan, sehingga perda bebas asap rokok tersebut berlaku dalam tahun ini juga, bagi yang melanggar perda tersebut akan dapat membuat efek jera bagi perokok, ujar Yasri.
Telah berlakunya perda tersebut, di Kabupaten Pasaman upayakan tidak terdapat lagi iklan rokok, baik berupa spanduk ataupun selebaran yang berkaitan dengan rokok. pemerintah daerah harus membangun sarana dan prasarana pendukung agar perda efektif, ini adalah komitmen kita bersama, imbuhnya. (Adi)