Responsive image

Tiga upacara dirangkai jadi satu

Rabu, 23 Desember 2015 admin Sosial Budaya Cetak
Tiga upacara dirangkai jadi satu
Humas/Kominfo _  Upacara Hari Bela Negara, Upacara HKSN dan Upacara Hari Ibu diugabung menjadi satu upacara yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Pasaman selasa (22/12).
Upacara dihadiri Forkopimda, Sekda, Asisten, Perwira TNI dan Polri dengan peserta upacara terdiri dari personil TNI, Polri, BUMD, ASN, Tokoh pejuang veteran, Mahasiswa, pelajar SLTA, Organisasi kewanitaan, Bundo Kanduang.
Pj. Bupati Pasaman Syofyan sebagai Irup pada amanatnya membacakan pidato tertulis Presiden RI antara lain menyampaikan,Peringatan Hari bela negara yang jatuh tanggal 19 Desember Bapak Presiden Republik Indonesia amanatnya, amanat Konstitusi tiap tiap warga berhak dan wajib serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
Dalam sejarah perjuangan bangsa,  Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai negara yang berdaulat tidak lepas dari perjuangan seluruh kekuatan mulai dari petani, pedagang kecil, nelayan dan elemen rakyat lainnya utnuk membela tanah air
Pada momentum peringatan hari bela negara republik indonesia ini, seluruh rakyat indonesia beranjak dari sejarah perjuangan bangsa untuk menatap masa depan.
Pada hari ini tepatnya tanggal 22 Desember 2015, kita sebagai bangsa indonesia memperingati sebagai hari ibu. Disamping itu kita semua mengetahui peranan ibu bagi pembangunan negara republik indonesia yang sebagai tiang negara serta sebagai cermin terhadap macam kemajuan, baik dibidang pendidikan, pemerintahan dan aparatur negara, organisasi kemasyarakatan.
Tidak dapat dipungkiri, ibu adalah sosok yang berperan penting bagi setiap individu  dalam keluarga, masyarakat maupun negara, bahkan masuk kedalam negarawan karena ibu adalah orang yang pertama memiliki kita, orang yang pertama mengenakan nilai-nilai dan norma pada kita meletakan dasar dan fondasi kepribadian pada kita.
Selanjutnya tanggal 20 Desember kita selalu memperingati hari kesetikawanan nasional, untuk selalu mengingatkan masyarakat indonesia, dengan semangat kesetia kawanan sosial adalah nilai, sikap dan prilaku sosial yang mengatur sosial antara satu dengan yang lainnya.
Dengan menumbuhkan sikap dan prilaku sosial, toleransi dan kesetaraan guna meningkatkan harkat, martabat dan harga diri setiap warga negara republik indonesia.
Usai upacara dilanjutka penyerahan uang pembinaan dan piagam kepada pemenang lomba Penyuluhan pelindungan anak tingkat SLTA se Kabupaten Pasaman tahun 2015, Juara I uang pembinaan sebesar 1,5 juta rupiah, juara II 1,2 juta rupiah, Juara III 1 juta rupiah, sedangka pemenang harapan I 750 ribu rupiah, harapan II 500 ribu rupiah dan harapan III 250 ribu rupiah. (Adi)