Hadiri Perpisahan SMAN 1 Bonjol, Wabup Parulian Ajak Lulusan Warisi Semangat Pantang Menyerah Tuanku Imam Bonjol

Hadiri Perpisahan SMAN 1 Bonjol, Wabup Parulian Ajak Lulusan Warisi Semangat Pantang Menyerah Tuanku Imam Bonjol

Pasaman, Diskominfo – Wakil Bupati Pasaman, Parulian, menghadiri acara perpisahan murid kelas XII Angkatan 39 SMAN 1 Bonjol, Tahun Ajaran 2025/2026, yang berlangsung penuh khidmat di halaman sekolah setempat, Kamis (09/04/26). Sebanyak 300 siswa kelas XII secara resmi dilepas untuk melanjutkan perjuangan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

 

Acara ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sumbar H. Salamat Simamora, SE, M.Si, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Camat Bonjol, Camat Simpang Alahan Mati, unsur Forkopimca, para Wali Nagari, tokoh masyarakat, serta orang tua murid. Kepala Sekolah SMAN 1 Bonjol, Zulfildairi, S.Pd., M.M., menyambut kehadiran rombongan pemerintah daerah dalam momen bersejarah bagi para siswa tersebut.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Parulian memberikan pesan mendalam kepada 300 siswa yang akan lulus. Beliau mengingatkan bahwa mereka berdiri di atas tanah para pejuang dan harus mewarisi nilai-nilai kepahlawanan lokal.

 

"Semangat Tuanku Imam Bonjol bukan hanya milik buku sejarah, melainkan harus mengalir dalam darah kalian. Jika dahulu beliau berjuang melawan penjajahan fisik, maka perjuangan kalian hari ini adalah melawan kebodohan, rasa malas, dan ketidaktahuan. Jadilah lulusan yang memiliki keteguhan prinsip dan pantang menyerah demi martabat bangsa," tegas Parulian.

 

Wabup juga memberikan penekanan khusus pada keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kepribadian. Menurutnya, di era digital yang berubah cepat, siswa tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pemain yang inovatif dan adaptif. "Ingatlah bahwa prestasi tanpa karakter adalah kehampaan. Jadilah lulusan yang jujur, beradab, dan memiliki mental pejuang yang kuat," tambahnya.

 

Kepada jajaran majelis guru, Wakil Bupati berpesan agar terus meningkatkan kompetensi di era digital. Ia mengajak para pendidik untuk tetap "mendidik dengan hati". Beliau menegaskan bahwa meskipun ilmu pengetahuan kini mudah diakses melalui internet, namun sentuhan keteladanan dan pembentukan karakter hanya bisa diberikan melalui kehadiran tulus seorang guru.

 

Menutup arahannya, Wakil Bupati Parulian menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menjadikan daerah ini sebagai pusat pendidikan yang unggul. Hal ini sejalan dengan visi Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju dan Berkelanjutan. "Pendidikan adalah kunci utama untuk merubah nasib daerah. Mari kita kobarkan semangat Pasaman Bangkit demi masa depan yang lebih cerah," pungkasnya.

 

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara Wakil Bupati, jajaran tamu undangan dan guru. (Tim Liputan Diskominfo)

Bagikan ke Jejaring Sosial