Bupati Pasaman Membuka Secara Resmi MTQ Ke-47 Kecamatan Rao

Bupati Pasaman Membuka Secara Resmi MTQ Ke-47 Kecamatan Rao Bupati Pasaman yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan HAM Drs. H. ASARI. M.Pd memukul gong pertanda MTQ Ke-47 Kecamatan Rao Dibuka

Rao, PASAMANKAB.GO.ID --- Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang kita selenggarakan merupakan cerminan dari nuansa keagamaan kita sebagai ummat islam, melalui kegiatan ini pemerintah, masyarakat dan kita semua berupaya membangun sikap dan mental spritual. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pasaman, “Mewujudkan masyarakat Pasaman yang Sejahtera, Agamis, dan Berbudaya”.

Bupati Pasaman yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan HAM Drs. H. ASARI. M.Pd menyampaikan dalam pidato sambutannya saat membuka secara resmi Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kecamatan Rao Ke-47, “MTQ yang kita selenggarakan mulai dari tingkat nagari, tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten hingga berlanjut kepada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat, adalah merupakan salah satu upaya kita memacu semangat sejauh mana upaya kita mendidik dan membina anak-anak mempelajari dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an”.

Tampak hadir dalan pembukaan acara MTQ itu, Anggota DPRD Pasaman Hambali Nst, Staf Ahli Bupati Pasaman Bidang Hukum dan HAM Drs. H. ASARI. M.Pd, Kabag Kesra Setda Pasaman M. Taufiq, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura bersama rombongan, Camat bersama Forkopimca Rao, Wali Nagari Se Kecamatan Rao, Ninik Mamak, Alim Ulama, Seluruh Kontingen dari berbagai Nagari Se Kecamatan Rao, Dewan Juri dan Panitia MTQ Ke-47 Kecamatan Rao, serta masyarakat setempat yang berhadir menyaksikan acara MTQ berlangsung, di Komplek SDN 15 Tarung-tarung Kecamatan Rao, Sabtu (27/07/2019).

Selanjutnya Bupati Pasaman menyampaikan, “Pemerintah Daerah memberikan perhatian yang serius terhadap pengamalan Ajaran Agama Islam, dengan menyediakan anggaran yang cukup untuk pembinaan guru pendidikan Agama Islam, pembinaan terhadap pengelolaan Masjid Paripurna, pelaksanaan didikan subuh, pondok al-Qur’an dan penggantian traspor untuk guru mengaji TPQ/TPSQ/MDA”.

Perhatian pada kehidupan beragama akan selalu kita tingkatkan, karena kita berkeyakinan bahwa dengan cara inilah kita akan mendapatkan ridha dari Allah Swt. Dalam berbagai upaya untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pasaman yang Sejahtera Agamis, dan Berbudaya.

Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa Pasaman hari ini lebih baik dari hari kemaren, dan Pasaman hari esok harus kita perjuangkan menjadi lebih baik dari hari ini.

Kita yakin dengan ridha Allah dan kebersamaan Inshaa Allah Kabupaten Pasaman akan dapat meraih dan mengejar prestasi yang lebih baik.

Dalam pelaksanaan MTQ Ke-38 tingkat provinsi Sumatera Barat di kota Solok yang lalu, 4 orang kafilah asal Kecamatan Rao ikut mengharumkan nama Kabupaten Pasaman dan diantaranya berhasil menjadi juara II cabang Syahril Qur’an atas nama Rizki Arianda.

Melalui pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan ini, kita harapkan muncul duta-duta qur’an yang baru, juga akan ikut mengharumkan nama Kabupaten Pasaman di tingkat Provinsi nantinya serta dapat memperbaiki peringkat kita, dari urutan 9 di Solok menjadi urutan 3 di Padang Panjang tahun 2021 nanti. Inshaa Allah.

Lantunan kalam ilahi yang menggema selama pelaksanaan MTQ diharapkan mampu menyentuh jiwa dalam suasana jiwa kesejukan bathin, disamping menjadi forum silaturrahim yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Pasaman yang kita cintai ini.

Demikian istimewa dan pentingnya Al-Qur’an bagi keselamatan hidup manusia di dunia dan diakhirat. Maka pada kesempatan yang berbahagia ini, Pemerintah Daerah mengajak kita semua untuk menanamkan niat di lubuk hati, agar selalu dan senantiasa membaca, mempelajari, dan mengamalkan al-qur’an disepanjang kehidupan.

Kepada segenap kafilah MTQ Bupati mengucapkan Selamat Bermusabaqoh, dan kepada dewan hakim/dewan juri Bupati berharap agar dapat melaksanakan tugas dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan keadilan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Dedi Wandra. S.Ag. MA mengatakan, MTQ diselenggarakan untuk ajang evaluasi, sejauh mana persiapan – persiapan kita, pembinaan-pembinaan terhadap generasi kita dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sehingga terwujudnya generasi qur’ani dalam kehidupan kita.

Dan pada kesempatan itu juga Kankemenag Dedi Wandra juga menyebutkan, Selamat pada Panitia Pelaksana, Karena untuk Kabupaten Pasaman Kecamatan Rao yang paling pertama selenggarakan MTQ tahun 2019 ini, mudah-mudahan juga dapat yang pertama dalam ajang MTQ Nasional Tingkat Kabupaten Pasaman nantinya. Paparnya.

Jadikanlah semangat MTQ ini menciptakan generasi yang betul-betul qur’ani baik dari segi akhlakul karimahnya, ibadahnya, maupun mu’amalahnya.

Pada kesempatan itu juga Kakankemenang berpesan, “ikuti MTQ ini dengan penuh semangat, serius, tidak tertutup kemungkinan mereka peserta hari ini yang akan menjadi pemenang nantinya di Kabupaten, di Provinsi, di tingkat Nasional, dan bahkan untuk tingkat Internasional.

Kepada orang tua kami ucapkan selamat, dan berbanggalah karena anak-anak kita ikut dalam MTQ ini, karena pada hari ini betapa mirisnya hati kita melihat, mendengar kondisi generasi yang tidak digembleng dengan al-qur’an.

Kepada pemenang, Kakankemenag Pasaman berpesan; “jangan hilang pahala karena mengejar piala, maka luruskanlah niat kita untuk ikut MTQ ini.

Dan kepada kafilah yang kalah, kakankemenag juga berpesan, “jangan cemas, jangan patah semangat, karena kekalahan dalam MTQ pada kesempatan ini, karena kekalahan itu merupakan kesuksesan tertunda, maka berjuang dan berlatih dan belajarlah, tapi jangan lupa untuk mengevaluasi kelemahan, pada waktu yang akan datang engkaulah sang juara itu. paparnya.

Pada panitia juga kakankemenag berpesan, “bekerjalah jujur, agar dapat rahmad. Untuk dewan hakim berbuatlah adil, dan tidak memihak, ingat barusan disumpah.

Camat Kecamatan Rao Akmal. S.Sos menyampaikan; “setelah MTQ ini berlangsung, maka kecamatan Rao akan fokus pada pembinaan kontingen/kafilah pada ajang MTQ Kabupaten Pasaman.

Dan selanjutnya ia juga mengatakan, “MTQ ini juga diselenggarakan sebagai ajang syi’ar islam, mengamalkan nilai-nilai kandungan Al-Qur’an agar dapat menjadi acuan dalam mengharungi kehidupan, dan mempersiapkan generasi qur’ani di Kecamatan Rao.

Di akhir acara pembukaan MTQ itu Bupati Pasaman memukul GONG pertanda dimulainya MTQ Ke-47 Kecamatan Rao yang didampingi Kabag Kesra Setda Pasaman serta Camat dan Forkopimca Rao. (TIM)*

Bagikan ke Jejaring Sosial