PEMDA PASAMAN SELENGGARAKAN LOMBA BAJU MUSLIM DAN MUSLIMAH ANTAR NAGARI

PEMDA PASAMAN SELENGGARAKAN LOMBA BAJU MUSLIM DAN MUSLIMAH ANTAR NAGARI Photo bersama pemenang, dewan juri, dan panitia lomba.

KOMINFO, Pasaman --- Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman melalui Dinas pendidikan dan Kebudayaan dalam bidang kegiatan yang Kebudayaan di bawah Pimpinan AHDI SUSANTO, S.Pd, M.Pd selenggarakan LOMBA BAJU MUSLIM DAN MUSLIMAH ANTAR NAGARI SE-KABUPATEN PASAMAN.

Kegiatan lomba ini bertemakan, “Melalui lomba baju muslim dan muslimah antar nagari kita lestarikan dan perkokoh budaya yang ada di Kabupaten Pasaman.”

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan, AHDI SUSANTO, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya saat membuka acara lomba mengatakan, “Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan ekpresi baju muslim dan muslimah sesuai dengan norma budi pekerti dan karakter yang berbasis budaya dalam nagari, selain itu juga untuk meningkatkan kreativitas dan motivasi terhadap generasi penerus budaya untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Sejahtera, Agamis, dan Berbudaya.”

Dan juga bagaimana hasil dari kegiatan itu menjadi acuan dalam berbusana sehari-hari sesuai dengan budaya nagari kita. Pakaian adat, pakaian budaya, pakaian muslim dan muslimah itu merupakan cerminan dari pola hidup berbusana yang baik di tengah-tengah masyarakat Sumatera Barat atau namanya nagari.

Kepada Wali Nagari di seluruh Kabupaten Pasaman yang telah dapat berpartisifatif dan juga mengsport kegiatan itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman mengucapkan trimakasih.

Selanjutnya kepada Dewan juri dalam penilaian lomba baju muslim dan muslimah antar nagari se-Kabupaten Pasaman Kabid Kebudayaan dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman juga menyarankan agar dalam penilaian dalam lomba itu dilakukan secara objektif, dan tidak ada pesanan-pesanan dari panitia.

Panitia pelaksana kegiatan Lomba Baju Muslim dan Muslimah antar Nagari se-Kabupaten Pasaman KASMAWITA dalam laporannya menyampaikan bahwa;

DASAR KEGIATAN:

  1. Dasar kegiatan adalah DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasaman tahun 2018

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN:

Waktu pelaksanaan lomba baju muslim dan muslimah itu di Gedung Pertemuan Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping tanggal 13 November 2018.

PESERTA LOMBA:

Peserta lomba baju muslim dan muslimah itu di ikuti oleh 62 Nagari se-Kabupaten Pasaman, masing-masing Nagari mengutus 2 (dua) orang peserta pernagari, satu orang Pria dan satu orang Wanita.

Namun pada kesempatan itu yang hadir dari 62 nagari se Kabupaten Pasaman adalah 50 peserta yang terdiri dari 25 orang peserta laki-laki, 25 orang peserta perempuan. Jelas Kasmawita.

JURI/TIM PENILAI LOMBA:

Yang berperan sebagai dewan juri dalam lomba baju Muslim dan Muslimah antar nagari Se- Kabupaten Pasaman itu diambil dari provinsi Sumatera Barat sebanyak 2 (dua) orang, dan juri Kabupaten 1 (satu) orang;

  1. NOVIYANTI AWALUDDIN, SH, MM dewan juri dari Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.
  2. SOESILO PILIANG dewan juri dari Provinsi Sumatera Barat.
  3. SILVIA TRIZA S.Pd dewan juri dari Kabupaten Pasaman

Selanjutnya Kasmawita juga menyampaikan, hadiah dari lomba tersebut, bagi pemenang akan diserahkan hadiah berupa, sertifikat, tropy, dan uang pembinaan. Dan bagi seluruh peserta lomba juga difasilitasi bantuan dana transportasi.

Salah seorang dari ketiga dewan juri penilai lomba tersebut Noviyanti Awaluddin, SH, MM, sebelum lomba dimulai terlebih dahulu menyampaikan arahan tentang kriteria-kriteria penilaian atas lomba yang akan dilangsungkan.

Lanjut ia juga mengatakan indikator penilaian itu adalah, “ADA PAKEMNYA.” Artinya indikator penilaian itu harus menutup aurat, khas Bundo Kanduang dengan budaya ranah minang nan saiyo, dan bukan budaya daerah tetangga. Paparnya. (TIM)*

Bagikan ke Jejaring Sosial