PEMKAB SLEMAN KAJI BANDING KE KABUPATEN PASAMAN

PEMKAB SLEMAN KAJI BANDING KE KABUPATEN PASAMAN Asisten Pemerintahan Setda Pasaman Mulyatmin Ch. menerima cendera mata dari perwakilan Pemkab Sleman.

Lubuk Sikaping, Humas,  Sebanyak 11 orang personil Pemerintah Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dibawah pimpinan Iriansya melakukan kaji banding program perlindungan sosial ke Kabupaten Pasaman Kamis, (13/6).

Delegasi Pemerintah Kabupaten Sleman diterima oleh Bupati Pasaman diwakili oleh Asisten Pemerintahan Mulyatmin Ch. di ruang rapat Bupati Pasaman didampingi oleh Kepala Bappeda Choiruddin Batubara, Kepala Dinas Sosial Efka Emi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Ali Yusri, Ketua Baznas Syafrizal, kepala BPJS Syafruddin, sekretaris DPP KB Dwi Hadiah, Kabid dari Dinas Kesehatan dan Dinas Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Bupati Pasaman diwakili Asisten Pemerintahan dalam sambutan mengucapkan selamat datang di Kabupaten Pasaman yang sejuk dan indah. “Kami persilahkan delegasi dari Kabupaten Sleman untuk menggali informasi tentang program perlindungan sosial yang telah dilaksanakan di Kabupaten Pasaman dari SKPD terkait yang hadir saat ini”, ujarnya.

Ketua delegasi Pemerintah Kabupaten Sleman Iriansya yang menjabat sebagai Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sleman mengatakan, kami datang ke Kabupaten Pasaman dalam rangka kaji banding tentang program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang kami nilai cukup sukses dan berhasil di Kabupaten Pasaman.

Kepala Bappeda Choiruddin Batubara dalam paparannya menyampaikan bahwa Kabupaten Pasaman dalam masa kepemimpinan Bupati H. Yusuf Lubis dan Wakil Bupati H. Atos Pratama berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 7,67% pada tahun 2016 menjadi 6,67 pada tahun 2018 lalu. “Tahun 2021 mendatang kita merencanakan  angka kemiskinan turun menjadi 5,2%”, tambahnya.

Lanjutnya, strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pasaman terintegrasi dalam Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) melibatkan 9 Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) plus 4 lembaga lain yaitu, Baznas, BPJS, Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga ( LK3), dan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS).

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Efka Emi menuturkan bahwa kedatangan delegasi dari Pemkab Sleman ke Pasaman sekaitan dengan keberhasilan Kabupaten Pasaman memperoleh penghargaan SLRT keliling pada tahun 2018 lalu.

“SLRT keliling sebuah terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk menjangkau masyarakat miskin yang berdomisili  di daerah-daerah yang jauh dari pusat Pemerintahan”, tambahnya.

 

Bagikan ke Jejaring Sosial